BREAKING NEWS
02 April 2026 Suara Dalam Berita

Jelang Hari Lebaran 2026, Harga Emas Pegadaian Stagnan dan Mengalami Penurunan

Jelang Hari Lebaran 2026, Harga Emas Pegadaian Stagnan dan Mengalami Penurunan
Sumber foto : tribunnews.com

Pergerakan harga emas batangan di PT Pegadaian (Persero) terpantau stagnan pada penutupan pekan ini. Berdasarkan pantauan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada Sabtu (21/3/2026) pukul 15.00 WITA, harga emas cetakan Antam maupun UBS tidak menunjukkan perubahan signifikan dibanding perdagangan pagi hari. 

Kondisi pasar yang mendatar ini direspon beragam oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan investasi emas digital sebagai dana cadangan hari raya. Imran, salah satu nasabah aktif Tabungan Emas Digital Pegadaian, menyampaikan keluhannya terkait tren harga yang ia amati di aplikasi. 

"Harga emas di empat hari sebelum lebaran ini sudah turun," ungkap Imran saat memantau pergerakan harga melalui ponselnya di Mataram, Sabtu sore. 

Menurutnya, penurunan harga yang terjadi justru di saat kebutuhan masyarakat sedang memuncak menjelang Idulfitri menjadi tantangan tersendiri bagi para investor retail. Keluhan ini muncul seiring dengan fenomena tahunan di mana arus jual emas di masyarakat meningkat tajam. 

Banyak warga yang mulai mencairkan aset emasnya untuk menutupi biaya mudik, membeli kebutuhan pokok, hingga persiapan uang saku lebaran bagi keluarga. Tekanan jual yang tinggi di tingkat lokal ini diduga kuat menjadi pemicu harga beli kembali (buyback) yang kurang menggairahkan bagi nasabah. Kekecewaan ini dirasakan cukup mendalam oleh nasabah yang melewatkan momentum puncak harga beberapa waktu lalu. 

Imran mengaku sedikit terlambat dalam mengambil keputusan untuk melepas aset digitalnya tersebut. 

"Iya, nyesel sekali tidak saya jual pas harga tinggi kemarin," tambahnya dengan nada kecewa. Fenomena ini memang kerap terjadi dalam siklus ekonomi menjelang hari raya besar. 

Kemungkinan besar masyarakat secara masif menjual emasnya untuk kebutuhan lebaran, sehingga suplai di pasar domestik melimpah dan menekan harga di tingkat retail. Meskipun harga saat ini sedang lesu bagi penjual, bagi masyarakat yang memiliki dana berlebih, kondisi ini justru dianggap sebagai kesempatan untuk melakukan top-up atau menambah saldo tabungan emas dengan harga yang lebih miring. 

"Iya memang saya menabung emas untuk jangka panjang. Nanti juga pasti naik lagi. Ungkapnya juga. Imran juga menambahkan, "semoga setelah lebaran harga emas kembali naik. Sekarang fokus ke beli aja mumpung harga turun.

Berita Terkait

Link berhasil disalin!
Link berhasil disalin!