MATARAM – Dinamika harga tiket transportasi udara rute domestik dari Lombok menuju Jakarta menunjukkan tren kenaikan yang sangat tajam. Berdasarkan pantauan data pada hari ini, Kamis (26/3/2026), harga tiket untuk jadwal keberangkatan esok hari, Jumat, 27 Maret 2026, mencatatkan angka yang cukup fantastis bagi calon penumpang yang ingin melakukan mobilisasi ke ibu kota. Data terbaru dari salah satu platform agen perjalanan daring traveloka.com, menunjukkan bahwa harga tiket untuk rute Bandara Internasional Lombok (LOP) menuju Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menyentuh angka Rp17.146.100 untuk satu kali perjalanan. Angka ini merupakan lonjakan yang sangat kontras jika dibandingkan dengan tarif normal pada hari-hari biasanya.
Pengecekan yang dilakukan pada Kamis (26/3) pukul 21.17 WITA ini mengungkap rincian jadwal penerbangan yang memiliki tarif premium tersebut. Berikut adalah rincian teknis keberangkatan yang terpantau:
- Hari/Tanggal: Jumat, 27 Maret 2026
- Waktu Keberangkatan: 10:00 WITA (Lombok)
- Waktu Tiba: 19:10 WIB (Jakarta) Maskapai: Batik Air Malaysia
- Kelas: Business Class Durasi: 10 jam 10 menit (Termasuk 1 kali transit)
- Fasilitas: Bagasi 40kg dan layanan makan di pesawat (inflight meal)
Meskipun layanan yang ditawarkan adalah kelas bisnis dengan fasilitas lengkap, nilai nominal Rp17,1 juta tersebut tetap menjadi poin perhatian utama karena melampaui tarif rata-rata penerbangan domestik rute searah yang biasanya berkisar di angka satu hingga dua juta rupiah.
Anomali harga ini terlihat semakin jelas jika dibandingkan dengan fluktuasi harga pada kalender perjalanan di pekan yang sama. Berdasarkan pantauan sistem, berikut adalah pergerakan harga tiket terendah untuk rute Lombok-Jakarta: Kamis, 26 Maret 2026: Harga tiket terpantau masih di angka Rp1.249.000. Jumat, 27 Maret 2026: Harga hingga Rp17.146.100. Sabtu, 28 Maret 2026: Harga bertahan di level tinggi, yakni Rp10.900.000. Minggu, 29 Maret 2026: Harga mulai menunjukkan tren penurunan kembali ke angka Rp2.071.000.
Perbedaan harga antara hari Kamis dan Jumat mencapai lebih dari 12 kali lipat. Hal ini mengindikasikan ketersediaan kursi untuk kelas ekonomi pada jadwal hari Jumat tersebut telah habis terjual (sold out), sehingga sistem secara otomatis hanya menampilkan pilihan kursi kelas bisnis yang masih tersedia.
Lonjakan harga yang tidak lazim ini dirasakan langsung oleh masyarakat di Mataram. Wardi (50), salah satu warga yang berencana bertolak ke Jakarta, mengaku terperanjat saat melihat nominal yang tertera pada aplikasi pemesanan tiket.
"Saya mau pergi ke Jakarta dari Lombok, kaget sekali melihat harganya. Saya tidak tahu ini karena apa," ujar Wandi saat ditemui di Mataram, Kamis (26/3/2026).
Menurutnya, nominal yang mencapai belasan juta rupiah tersebut sangat memberatkan bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan domestik. Wandi menyatakan bahwa dengan kondisi harga saat ini, rencana keberangkatannya terpaksa terhambat.
"Yang jelas kita tidak bisa berangkat, terlalu mahal harganya. Saya hanya berharap harganya bisa berubah, saya tidak tahu apakah harganya akan tetap setinggi itu atau tidak," tambahnya dengan nada penuh harap.
Secara industri, fenomena ini biasanya dipicu oleh habisnya ketersediaan kursi kelas ekonomi pada tanggal tersebut, yang habis dibooking oleh masyarakat yang balik dari tempat mudik, sehingga sistem secara otomatis hanya menampilkan pilihan kelas bisnis yang tersisa.