Portalntb.com— Peta Zona Nilai Tanah (ZNT) bukan sekadar gambaran wilayah di atas kertas. Di baliknya terdapat data yang dapat menjadi rujukan penting dalam memahami perkembangan nilai tanah di suatu daerah.
Hal inilah yang menjadi perhatian Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara dalam mempersiapkan pembaruan Peta ZNT Tahun 2026. Persiapan tersebut mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, 16 September 2026.
Rapat dipimpin Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah, S.H., M.H. Dalam pertemuan tersebut, kesiapan data menjadi salah satu perhatian utama sebelum proses pemutakhiran dilakukan.
Menurut Muhammad Shaleh, pembaruan ZNT tidak cukup hanya dengan memperbarui angka atau informasi yang telah tersedia. Data yang digunakan harus mampu menggambarkan kondisi nilai tanah secara aktual dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pembaruan Peta ZNT bukan hanya soal memperbarui data, tetapi memastikan data nilai tanah yang kita miliki benar-benar akurat, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Karena itu, tahap persiapan dinilai memiliki peran penting. Koordinasi antar pihak, ketelitian dalam pengumpulan maupun pengolahan data, serta kesiapan teknis menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari proses pemutakhiran.
Bagi masyarakat, keberadaan data nilai tanah yang semakin mutakhir diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih sesuai dengan kondisi terkini. Sementara bagi pemerintah, data tersebut dapat menjadi salah satu informasi pendukung dalam berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan pertanahan.
Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara pun menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi selama proses pembaruan berlangsung. Targetnya bukan sekadar menghasilkan peta terbaru, melainkan menghadirkan data pertanahan yang memiliki manfaat nyata.
“Kita ingin setiap data yang dihasilkan memiliki nilai manfaat, baik untuk masyarakat maupun pemerintah. Karena itu, koordinasi dan ketelitian harus menjadi perhatian bersama,” tegas Muhammad Shaleh.
Dengan persiapan yang dimulai sejak tahap awal, pembaruan Peta ZNT 2026 di Lombok Utara diarahkan untuk menghasilkan data nilai tanah yang lebih aktual, akurat, dan relevan dengan perkembangan wilayah.