LOMBOK TIMUR – Pemerintah Desa Kalijaga Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pelatihan pengembangan usaha mikro yang menyasar keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kegiatan ini digelar dengan melibatkan puluhan peserta yang berasal dari berbagai dusun di wilayah desa.
Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, secara langsung membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga PMI agar lebih mandiri dan produktif.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya keluarga PMI. Remitensi yang selama ini diterima diharapkan tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga bisa dikelola dengan baik sebagai modal usaha yang berkelanjutan,” ujar Hiswaton.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan keuangan yang tepat menjadi kunci utama dalam menciptakan usaha yang stabil dan berkembang. Oleh karena itu, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada praktik usaha, tetapi juga memberikan pemahaman terkait manajemen keuangan sederhana.
Kegiatan pelatihan ini turut dihadiri oleh Ketua LSD Kalijaga Timur, Bastiarman, SE, yang dalam laporannya menyampaikan bahwa program serupa telah beberapa kali dilaksanakan.
“Ini merupakan kegiatan keempat yang kami lakukan, dengan lokasi yang tersebar di beberapa dusun. Selain pelatihan usaha mikro, kami juga mengadakan konseling khusus bagi keluarga PMI sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan,” jelasnya.
Pada pelatihan kali ini, sebanyak 25 peserta mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka mendapatkan materi terkait pengembangan usaha kecil, pengelolaan modal, hingga strategi pemasaran sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan lokal.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif, di mana peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi dan berbagi pengalaman. Hal ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan serta memperkuat jaringan antar peserta.
Pemerintah Desa Kalijaga Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya pelaku usaha baru di desa, khususnya dari kalangan keluarga PMI. Dengan demikian, remitensi yang masuk ke desa tidak hanya menjadi sumber konsumsi, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Ke depan, Pemdes berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan serupa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.