BREAKING NEWS
12 April 2026 Suara Dalam Berita

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun di Kalijaga Timur, Warga Keluhkan Kondisi Jalur Utama

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun di Kalijaga Timur, Warga Keluhkan Kondisi Jalur Utama
Foto : Kondisi jalan rusak dan berdebu di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur. Jalan yang menjadi jalur utama aktivitas warga ini disebut belum pernah diperbaiki secara serius selama puluhan tahun.

LOMBOK TIMUR – Kondisi jalan rusak parah dan berlubang di wilayah Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, dikeluhkan warga setempat. Jalan yang disebut sebagai salah satu jalur utama aktivitas ekonomi masyarakat itu dikabarkan tidak pernah diperbaiki secara serius selama puluhan tahun.

Kerusakan jalan terlihat dari banyaknya lubang besar yang menganga di sepanjang ruas jalan desa. Saat musim hujan, lubang-lubang tersebut dipenuhi air sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki, warga bahkan sempat menanam pohon pisang di tengah jalan yang rusak. Aksi tersebut dilakukan untuk menarik perhatian pemerintah agar segera memperbaiki kondisi jalan yang dinilai sangat memprihatinkan.

Warga Sebut Kecelakaan Sering Terjadi

Salah seorang warga Kalijaga Timur berinisial ME (35) mengaku kondisi jalan tersebut sangat membahayakan pengguna jalan, terutama kendaraan roda dua yang setiap hari melintas.

Saat ditemui di kediamannya pada Kamis (9/4/2026), ME mengatakan dijalan ini sering terjadi kecelakaan dikarenakan banyak jalan yang berlubang. Banyak pengendara motor yang terpleset akibat jalan berlubang ini, paling banyak ibu-ibu.

“Di jalan ini sering terjadi kecelakaan karena kondisi jalan yang berlubang, terutama pada mobil truk yang melintas. Banyak juga pengendara sepeda motor yang terjatuh akibat lubang di jalan ini, paling sering ibu-ibu,” ujar ME.

Menurutnya, kerusakan jalan sudah berlangsung sangat lama tanpa perbaikan berarti dari pihak terkait. Padahal jalan tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat setempat.

Jalur Utama Perekonomian dan Akses Sekolah

ME menjelaskan, jalan yang rusak itu merupakan jalur utama perekonomian masyarakat di Desa Kalijaga Timur. Jalan tersebut juga menjadi akses utama bagi anak-anak menuju sekolah setiap hari.

“Ini jalur utama perekonomian masyarakat. Anak-anak juga lewat sini setiap hari untuk pergi ke sekolah,” katanya.

Selain kendaraan warga, jalan tersebut juga dilintasi oleh truk pengangkut material tambang galian C yang beroperasi di wilayah sekitar desa. Aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari diduga turut memperparah kerusakan jalan yang sudah lama tidak mendapatkan perbaikan.

Debu Ganggu Pernapasan Warga

Tidak hanya rusak dan berlubang, kondisi jalan juga menimbulkan persoalan lain bagi masyarakat, terutama debu yang beterbangan saat kendaraan melintas.

ME mengungkapkan, debu dari jalan tersebut sering mengganggu aktivitas warga, khususnya pada pagi hari saat orang tua mengantar anak ke sekolah.

“Kalau lewat jalan ini harus pakai masker karena debunya beterbangan. Apalagi saat mengantar anak sekolah pagi hari, truk-truk dum berjejer melintas sehingga debu semakin tebal. Akibatnya pandangan terganggu, mata sering kelilipan, dan pernapasan juga terasa tidak nyaman,” ungkapnya. Menurut warga, kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa adanya penanganan yang memadai.

Penyumbang Pajak Tambang Terbesar di Lombok Timur

Ironisnya, lanjut ME, Desa Kalijaga Timur dikenal sebagai salah satu desa penyumbang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) terbesar di Kabupaten Lombok Timur. Hal tersebut karena wilayah desa tersebut memiliki aktivitas tambang galian C yang cukup besar dan aktif beroperasi.

“Padahal Kalijaga Timur ini salah satu desa penyumbang Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan terbesar di Lombok Timur karena tambang galian C yang ada di sini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, mengakui kondisi jalan tersebut memang sudah lama mengalami kerusakan dan menjadi perhatian pemerintah desa. Konfirmasi kepada Kepala Desa Kalijaga Timur dilakukan melalui pesan WhatsApp (09/04).

Menurutnya, jalan tersebut merupakan salah satu jalur yang berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui aktivitas tambang.

“Jalan ini sebenarnya termasuk jalan yang menghasilkan PAD Lombok Timur, tetapi kondisinya memang rusak parah,” kata Hiswaton.

Ia menjelaskan, pemerintah desa terus menyuarakan kondisi jalan tersebut agar segera mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah.

“Kondisi jalan ini terus kita suarakan dan juga diviralkan agar mendapat perhatian. Kita dorong supaya bisa diupayakan masuk pada tahap kedua perbaikan tahun ini,” ujarnya.

Hiswaton menambahkan pihak pemerintah desa juga akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan jalan bisa segera direalisasikan.

“Kami dari pemerintah desa akan menyampaikan kondisi ini kepada pihak-pihak terkait. Foto yang beredar ini juga merupakan kondisi jalan saat musim penghujan,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah Kabupaten Lombok Timur segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat pentingnya fungsi jalan bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas masyarakat sehari-hari. Jika tidak segera diperbaiki, warga khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan lebih banyak kecelakaan di masa mendatang.

Berita Terkait

Link berhasil disalin!