BREAKING NEWS
12 April 2026 Suara Dalam Berita

Pawai Sepeda Motor Meriahkan HULTAH ke-63 Ponpes Darussholihin NW Kalijaga, Hadiah Utama Sepeda Listrik

Pawai Sepeda Motor Meriahkan HULTAH ke-63 Ponpes Darussholihin NW Kalijaga, Hadiah Utama Sepeda Listrik
Foto : Flayer Pawai Sepeda Motor Meriahkan HULTAH ke-63 Ponpes Darussholihin NW Kalijaga

LOMBOK TIMUR – Masyarakat Kecamatan Kalijaga, Kabupaten Lombok Timur, akan meramaikan kegiatan pawai sepeda motor yang digelar dalam rangka memperingati HULTAH ke-63 Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga serta Haul ke-15 Almagfurlah TGH. Muhammad Shaleh Ahmad. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, mulai pukul 14.00 WITA. Panitia membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk ikut serta memeriahkan kegiatan tersebut dengan biaya pendaftaran sebesar Rp10.000 per peserta.

Pawai sepeda motor ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan peringatan hari ulang tahun yayasan serta haul ulama yang memiliki peran besar dalam perkembangan pendidikan dan dakwah di lingkungan masyarakat Kalijaga. Panitia menjelaskan bahwa peserta yang mendaftar tidak hanya mengikuti kegiatan pawai, tetapi juga berkesempatan mendapatkan berbagai hadiah doorprize menarik yang telah disiapkan panitia. Hadiah utama dalam kegiatan ini berupa satu unit sepeda listrik. Selain itu, tersedia juga hadiah lain seperti mesin cuci, kulkas, dispenser, kipas angin, hingga berbagai peralatan rumah tangga lainnya.

Pendaftaran peserta dipusatkan di Aula Mas Darussholihin NW Kalijaga. Pendaftaran dibuka mulai Senin, 13 April 2026, dan akan berlangsung hingga menjelang kegiatan dimulai. Untuk rute pawai, panitia telah menyiapkan jalur yang melintasi sejumlah wilayah di sekitar Kalijaga. Pawai akan dimulai dari Lapangan MA DH NW Kalijaga, kemudian menuju Kalijaga Induk, dilanjutkan ke Prau Banyar dan melewati Jalur JBL hingga mencapai Pertigaan Lendang Bunga. Perjalanan peserta kemudian dilanjutkan menuju Lendang Bur, Lendang Karang, Erot, dan Dasan Re. Rombongan pawai selanjutnya akan bergerak ke Dasan Bongkot, kembali menuju Kalijaga Induk, dan berakhir di Medan Hultah Dasan Keling sebagai titik akhir kegiatan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan dalam momentum peringatan HULTAH yayasan dan haul ulama yang setiap tahun diperingati oleh masyarakat dan keluarga besar pondok pesantren.

Salah seorang warga Kalijaga, Rendy (35), mengaku menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pawai sepeda motor menjadi salah satu kegiatan yang mampu menghidupkan suasana kebersamaan di tengah masyarakat. Saat ditemui pada Kamis pagi, 10 April 2026, Rendy mengatakan kegiatan seperti ini penting untuk menjaga semangat kebersamaan warga. Ia berharap masyarakat dari berbagai kalangan dapat ikut berpartisipasi sehingga kegiatan tersebut berlangsung meriah.

“Kegiatan seperti ini bagus untuk kita meriahkan bersama. Biasanya kalau ada pawai, masyarakat cukup antusias. Saya berharap anak-anak muda, orang dewasa, bahkan komunitas motor juga ikut serta supaya suasananya lebih ramai,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan sosial antarwarga. Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Yang paling penting tetap tertib di jalan dan menjaga keselamatan bersama. Kalau semuanya tertib, pasti acara ini bisa berjalan lancar dan suasananya semakin meriah,” tambahnya.

Melalui kegiatan pawai sepeda motor ini, panitia berharap masyarakat dapat turut ambil bagian dalam menyemarakkan peringatan HULTAH ke-63 Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga serta mengenang jasa Almagfurlah TGH. Muhammad Shaleh Ahmad yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan dan dakwah di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Link berhasil disalin!