10 June 2026 | Suara Dalam Berita

Tasyakuran dan Penamatan ke-XVII SMK Darussholihin NW Kalijaga, Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berdaya Saing

Tasyakuran dan Penamatan ke-XVII SMK Darussholihin NW Kalijaga, Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berdaya Saing
Foto : Suasana tasyakuran, penamatan (pelepasan) siswa ke-XVII SMK Darussholihin NW Kalijaga yang dirangkaikan dengan peringatan hari jadi Pondok Pesantren Darussholihin, saat Kepala Sekolah Urwatul Wusko, S.Pd., menyampaikan sambutan di hadapan tamu unda

LOMBOK TIMUR – Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti kegiatan tasyakuran yang dirangkaikan dengan penamatan (pelepasan) siswa ke-XVII SMK Darussholihin NW Kalijaga sekaligus peringatan hari jadi Pondok Pesantren Darussholihin. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan masa pendidikan mereka, sekaligus penanda komitmen lembaga dalam mencetak lulusan berkualitas dan siap terjun ke dunia kerja.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari kepala sekolah di bawah naungan Yayasan Darussholihin, PLT Kepala Desa Kalijaga, perwakilan institusi dan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDIKA), hingga kalangan akademisi. Kehadiran para undangan ini menunjukkan kuatnya dukungan terhadap perkembangan pendidikan di lingkungan SMK Darussholihin NW Kalijaga.

Kepala SMK Darussholihin NW Kalijaga, Urwatul Wusko, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perkembangan signifikan yang telah dicapai sekolah dari tahun ke tahun. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan pembangunan sekolah semakin baik, seiring dengan meningkatnya jumlah siswa yang mendaftar setiap tahunnya.

“Pertumbuhan pembangunan semakin bagus, siswa semakin meningkat dari tahun ke tahun. Ini menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap sekolah kita terus tumbuh,” ujarnya di hadapan para tamu undangan dan wali murid.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa SMK Darussholihin NW Kalijaga tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mempersiapkan siswa agar siap memasuki dunia kerja. Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Siswa siap langsung kerja. Harapan kami, setelah penamatan ini, perjalanan mereka tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berkembang dan sukses di masa depan,” tambahnya.

Selain prosesi utama, rangkaian kegiatan juga diramaikan dengan berbagai agenda yang melibatkan partisipasi masyarakat dan siswa. Di antaranya kegiatan jalan sehat serta turnamen futsal yang diikuti peserta dari Kecamatan Aikmel dan Lenek. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dengan masyarakat sekitar.

Sementara itu, salah satu dosen dari Universitas Teknologi Mataram, Muhamad Masjun Efendi, M.Kom., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi terhadap kemajuan yang telah dicapai oleh SMK Darussholihin NW Kalijaga. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan sekolah tersebut, terutama dalam pengembangan kompetensi siswa.

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri maupun perguruan tinggi sangat penting untuk meningkatkan kualitas lulusan. Ia juga mendorong agar kerja sama yang sudah terjalin dapat terus dikembangkan ke arah yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Kami melihat potensi besar di sekolah ini. Kerja sama yang sudah ada perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat lebih besar bagi siswa,” ujarnya.

Kegiatan tasyakuran, penamatan, dan peringatan hari jadi pondok pesantren ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang pendidikan yang telah dilalui. Momen ini sekaligus menjadi titik awal bagi para lulusan untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

Dengan dukungan berbagai pihak serta komitmen kuat dari seluruh elemen sekolah dan yayasan, SMK Darussholihin NW Kalijaga optimistis mampu terus mencetak generasi muda yang unggul, mandiri, dan siap bersaing di era global.

Link berhasil disalin!