25 April 2026 | Suara Dalam Berita

Keterbatasan Tak Surutkan Semangat, Siswa SMK Khairul Fatihin NW Ikuti UKK DKV Bertema Budaya Nusantara

Keterbatasan Tak Surutkan Semangat, Siswa SMK Khairul Fatihin NW Ikuti UKK DKV Bertema Budaya Nusantara
Foto : Siswa SMK Khairul Fatihin NW mengikuti Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan DKV dengan mengerjakan pembuatan poster bertema budaya Nusantara menggunakan fasilitas sederhana di Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur.

LOMBOK TIMUR – Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK Khairul Fatihin NW, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, berlangsung pada 24–25 April 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa kelas akhir untuk mengukur kemampuan mereka, khususnya dalam bidang desain grafis.

Dalam pelaksanaan UKK kali ini, para siswa diberikan tugas membuat poster dengan tema budaya Nusantara. Tema tersebut dipilih untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkuat pemahaman siswa terhadap kekayaan budaya Indonesia yang beragam.

Meski dihadapkan dengan keterbatasan fasilitas, para siswa tetap menunjukkan semangat yang tinggi. Proses ujian dilaksanakan dengan sarana yang sederhana, di mana sebagian besar siswa menggunakan laptop milik guru. Akses internet pun mengandalkan tethering dari ponsel guru, yang digunakan secara bergantian.

Suasana ujian berlangsung tertib dan kondusif. Para siswa tampak serius mengerjakan tugas masing-masing, duduk berjarak di dalam ruangan dengan perlengkapan seadanya. Kondisi tersebut tidak menyurutkan fokus dan antusiasme mereka dalam menyelesaikan karya desain yang menjadi bagian dari penilaian akhir.

Kepala SMK Khairul Fatihin NW, Samsul Hadi, menyampaikan bahwa pelaksanaan UKK tahun ini berjalan dengan baik meskipun terdapat berbagai keterbatasan. Ia mengapresiasi kerja keras siswa dan dukungan para guru yang berupaya maksimal demi kelancaran kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan UKK berjalan lancar. Anak-anak tetap semangat walaupun fasilitas terbatas. Ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berkarya,” ujarnya, sabtu (25/04).

Samsul Hadi juga berharap ke depan fasilitas penunjang pembelajaran, khususnya untuk jurusan DKV, dapat lebih ditingkatkan agar proses belajar mengajar semakin optimal. Ia menilai potensi siswa sangat besar dan perlu didukung dengan sarana yang memadai.

Sementara itu, asesor dari Universitas Teknologi Mataram, Muhamad Masjun Efendi, M.Kom, mengaku terharu melihat semangat para siswa dalam mengikuti ujian. Menurutnya, kondisi keterbatasan justru menjadi nilai tambah yang menunjukkan ketangguhan dan motivasi belajar para peserta.

“Saya selaku penguji juga merasa terharu dan bangga dengan anak-anak ini. Dengan keterbatasan yang ada, mereka tetap semangat dalam mengikuti UKK,” ungkapnya, sabtu (25/04).

Ia menambahkan bahwa kualitas karya siswa secara umum sudah cukup baik dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Kreativitas yang ditunjukkan dalam pembuatan poster bertema budaya Nusantara dinilai mampu mencerminkan pemahaman visual serta kemampuan teknis yang dimiliki siswa.

Lebih lanjut, ia mendorong pihak sekolah untuk terus meningkatkan fasilitas serta memperkuat pembinaan agar siswa dapat bersaing di dunia industri kreatif. Menurutnya, dukungan lingkungan belajar yang baik akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kompetensi siswa.

Pelaksanaan UKK ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga sebagai motivasi bagi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan kemampuan mereka. Di tengah segala keterbatasan, semangat dan dedikasi yang ditunjukkan siswa SMK Khairul Fatihin NW menjadi bukti bahwa kualitas tidak selalu ditentukan oleh kelengkapan fasilitas, melainkan oleh kemauan untuk belajar dan berkembang.

Link berhasil disalin!