portalntb.com– Upaya mewujudkan penataan ruang yang berkualitas dan berkelanjutan terus diperkuat. Salah satunya melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop Penilaian Pelaksanaan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) yang berlangsung di Kota Mataram.
Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pengendalian Pemanfaatan Ruang Kementerian ATR/BPN tersebut dihadiri sejumlah pejabat pertanahan daerah, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Utara, Muhammad Shaleh Basyarah.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi NTB, Stanley, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya pelaksanaan KKPR sebagai instrumen pengendalian pemanfaatan ruang agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana tata ruang yang telah ditetapkan.
Forum ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman, evaluasi, serta penguatan kapasitas para pemangku kepentingan dalam mengawal pemanfaatan ruang yang tertib dan berkelanjutan.
Dengan adanya koordinasi yang semakin intensif antara Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait, diharapkan kualitas penataan ruang di Provinsi NTB terus meningkat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung pembangunan yang terarah sekaligus menjaga keseimbangan antara kebutuhan investasi, pembangunan, dan kelestarian lingkungan.
Kabupaten Lombok Utara menjadi salah satu daerah yang diharapkan dapat mengoptimalkan implementasi KKPR guna mendukung pembangunan yang sesuai dengan prinsip tata ruang berkelanjutan.