MATARAM – Harga emas digital di aplikasi Pegadaian Digital (Tring) mengalami kenaikan pada hari ini, Kamis (2/4/2026). Berdasarkan pantauan terbaru, harga beli emas naik sebesar 0,57%, sementara harga jual meningkat 0,59% dibandingkan hari sebelumnya, setelah sempat stagnan bahkan mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan ini terlihat dari grafik harga yang menunjukkan tren positif dalam tujuh hari terakhir. Per pukul sekitar siang hari, harga beli emas berada di kisaran Rp2.654.035 per gram, sedangkan harga jual berada di sekitar Rp2.565.772 per gram. Selisih antara harga beli dan jual masih menjadi perhatian utama bagi investor, terutama dalam jangka pendek.
Jika dibandingkan dengan platform Treasury, terdapat perbedaan harga yang cukup dinamis. Pada data yang sama, harga emas di Treasury tercatat sedikit lebih tinggi, dengan grafik yang menunjukkan nilai mendekati Rp2.693.731 per gram pada 1 April 2026. Hal ini memperlihatkan adanya selisih harga yang bisa mencapai puluhan ribu rupiah per gram antara kedua platform.
Perbedaan tersebut juga diakui oleh masyarakat. Zum (27), warga Pringgarata, Lombok Tengah, mengatakan bahwa fluktuasi harga antara Treasury dan Pegadaian memang sering terjadi.
“Emas Treasury kadang tidak stabil, lebih tinggi harganya dari Pegadaian. Begitu juga saat turun, harganya tetap beda. Tapi kadang juga hampir sama,” ujarnya (2/4/2026).
Menurutnya, perbedaan harga ini dipengaruhi oleh kebijakan masing-masing platform, termasuk biaya layanan dan mekanisme pasar internal. Sementara itu, Ian (35), warga Kota Mataram yang merupakan nasabah emas digital Pegadaian, mengaku cukup optimistis dengan tren kenaikan saat ini.
“Iya, sekarang lumayan naiknya. Dari beberapa hari lalu, mulai dari H-2 Lebaran sampai H+5 Lebaran masih turun. Sekarang sudah ada kenaikan, semoga terus konsisten,” katanya (2/4/2026).
Kondisi ini menunjukkan bahwa momentum pasca-Lebaran mulai memberikan dampak positif terhadap harga emas digital, meskipun belum sepenuhnya stabil. Pergerakan harga emas memang dipengaruhi oleh berbagai faktor global, seperti nilai tukar dolar, inflasi, hingga kondisi geopolitik. Selain itu, keberadaan regulator seperti BAPPEBTI juga memastikan bahwa perdagangan emas digital tetap berada dalam pengawasan resmi, sehingga memberikan rasa aman bagi investor.
Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi, penting untuk memahami selisih harga beli dan jual (spread), serta membandingkan antar platform sebelum melakukan transaksi. Pegadaian cenderung menawarkan stabilitas harga, sementara Treasury terkadang memberikan harga yang lebih kompetitif, namun dengan fluktuasi yang lebih cepat.
Dengan tren kenaikan yang mulai terlihat hari ini, investor diharapkan tetap bijak dalam mengambil keputusan, tidak hanya berdasarkan kenaikan sesaat, tetapi juga mempertimbangkan pergerakan jangka panjang.