LOMBOK TIMUR – Peningkatan keterampilan siswa di bidang teknologi informasi terus diperkuat melalui kegiatan praktik langsung. Hal ini terlihat dalam bimbingan teknis (bimtek) pembangunan topologi jaringan antar wilayah yang digelar di laboratorium SMK NW Darusolihin Kalijaga, Rabu (16/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menghadirkan dosen Universitas Teknologi Mataram (UTM), Rendy (30), yang memberikan materi sekaligus praktik langsung kepada siswa kelas 3. Bimtek berlangsung di ruang laboratorium jaringan komputer dengan memanfaatkan perangkat trainer jaringan sebagai media pembelajaran.
Berdasarkan pantauan di lokasi sekitar pukul 08.00 WITA, suasana praktik terlihat aktif dan interaktif. Rendy tampak membimbing siswa secara langsung di depan papan trainer jaringan komputer, menjelaskan fungsi perangkat seperti router, access point, hingga bagaimana membangun koneksi jaringan antar wilayah secara sistematis.
“Materi ini sangat penting karena saat ini kebutuhan jaringan tidak lagi terbatas pada skala lokal, tetapi sudah mencakup antar wilayah. Siswa harus memahami konsep dasar hingga praktiknya agar siap menghadapi dunia kerja,” ujar Rendy di sela kegiatan, kamis (16/04).
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan siswa dalam menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah.
“Dunia jaringan itu dinamis. Teknologi selalu berkembang, jadi siswa tidak cukup hanya memahami teori dasar, tapi juga harus sering praktik dan terbiasa memecahkan masalah di lapangan,” tambahnya.
Menurutnya, pengalaman praktik langsung di laboratorium menjadi kunci agar siswa memiliki daya saing ketika lulus nanti.
“Kalau sudah terbiasa praktik seperti ini, nanti ketika masuk dunia kerja mereka tidak kaget lagi. Mereka sudah punya gambaran bagaimana membangun dan mengelola jaringan secara nyata,” jelasnya.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan praktik. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan, tetapi juga mencoba langsung konfigurasi perangkat jaringan yang ada di laboratorium. Salah satu siswa kelas 3 mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas biasa.
“Ini acaranya luar biasa, memberikan pengetahuan ke kita. Jadi kami bisa langsung paham bagaimana cara kerja jaringan, tidak hanya teori saja,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu dalam mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja, khususnya di bidang jaringan komputer. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bentuk kolaborasi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi. Selain meningkatkan wawasan siswa, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mengenalkan standar industri secara langsung.
Dengan adanya bimbingan teknis di laboratorium ini, diharapkan siswa SMK NW Darusolihin Kalijaga mampu meningkatkan kompetensi teknis mereka, terutama dalam membangun dan mengelola jaringan komputer yang lebih kompleks.