Portalntb.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur mempercepat perekaman E-KTP, khususnya bagi pelajar usia 17 tahun atau kelas 3 SMA/sederajat.
Kepala Dukcapil Lombok Timur, Parihin, mengatakan pelajar menjadi prioritas karena membutuhkan KTP untuk melanjutkan pendidikan maupun masuk dunia kerja.
“Pelajar usia 17 tahun ini penting karena setelah lulus mereka pasti membutuhkan KTP untuk berbagai keperluan,” ujarnya. Rabu 8/4
Selain itu, Dukcapil juga mendorong aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan menghindari data ganda.
“Kami akan libatkan desa agar proses validasi lebih cepat, sehingga target nasional bisa segera tercapai,” tambahnya.
Saat ini, capaian IKD di Lombok Timur masih 3,95 persen, di bawah target nasional 15 persen. Meski digitalisasi digencarkan, layanan KTP fisik tetap tersedia, terutama bagi warga yang belum memiliki smartphone.
Dukcapil mencatat masih ada sekitar 8.000–9.000 warga wajib KTP yang belum melakukan perekaman dan terus berupaya menuntaskannya melalui koordinasi dengan seluruh kecamatan.