LOMBOK TIMUR – Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga kembali akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (Hultah) ke-63 yang dirangkaikan dengan Haul ke-15 Almaghfurllah TGH. Muhammad Shaleh Ahmad, pada Sabtu, 29 Syawal 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 18 April 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di Yayasan Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga dan terbuka untuk masyarakat luas.
Peringatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga merupakan momen reflektif untuk mengenang perjalanan panjang pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi masyarakat. Selain itu, haul yang digelar menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan Almaghfurllah TGH. Muhammad Shaleh Ahmad dalam mengembangkan pendidikan Islam dan membina umat.
Kegiatan ini direncanakan akan diisi dengan berbagai rangkaian acara, seperti pembacaan doa dan tahlil, tausiyah keagamaan, serta kegiatan kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya itu, momentum ini juga menjadi ajang temu kangen bagi para alumni serta sarana mempererat hubungan antara pesantren dengan masyarakat sekitar.
Secara historis, Pondok Pesantren Darussholihin NW Kalijaga telah berkontribusi besar dalam pengembangan pendidikan Islam di daerah tersebut. Selama lebih dari enam dekade, pesantren ini telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai bidang, baik keagamaan, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.
Salah satu Masyarakat sekitar Kalijaga, Rendy (30), menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang sangat penting, khususnya dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keberlanjutan perjuangan ulama.
“Peringatan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi menjadi momen untuk memperkuat silaturahmi dan menanamkan semangat perjuangan kepada generasi muda agar tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan” ujarnya (08/04).
Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi, mengingat peran pesantren yang sangat dekat dengan kehidupan sosial masyarakat setempat.
“Acara haul ini berlangsung sangat ramai dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain warga sekitar, kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai tamu undangan, para alumni, serta sejumlah tokoh masyarakat” tambahnya.
Untuk semakin memeriahkan rangkaian kegiatan, panitia juga menyelenggarakan berbagai lomba dan pawai yang melibatkan beragam kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum. Adapun kegiatan yang akan digelar meliputi lomba gerak jalan indah tingkat SMA/MA/SMK, gerak jalan indah tingkat instansi, serta gerak jalan indah tingkat umum. Selain itu, terdapat pula pawai sepeda motor dan pawai alegoris yang diikuti oleh peserta dari tingkat SD/MI, SLTP/MTs, SLTA/MA/SMK, instansi, hingga masyarakat umum.
Kegiatan lomba dan pawai ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, menumbuhkan kreativitas, serta meningkatkan partisipasi aktif seluruh elemen dalam memeriahkan Hultah ke-63 dan Haul ke-15 Ponpes Darussholihin NW Kalijaga.
Dengan mengusung semangat ukhuwah Islamiyah, panitia berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus belajar, berakhlak mulia, serta berkontribusi positif dalam pembangunan masyarakat.
Panitia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan berbasis pesantren serta penghormatan terhadap jasa para ulama.