Lombok Barat – Kondisi jalan penghubung antara Dusun Datar, Desa Bengkel dengan Desa Bagik Polak dan Desa Labuapi di Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, dikeluhkan warga. Jalan yang menjadi akses menuju arah Kota Mataram hingga Pelabuhan Lembar tersebut kini mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dipenuhi lubang yang cukup dalam.
Pantauan pada senin, 30 Maret 2026, kondisi permukaan jalan tampak tidak rata. Di beberapa bagian terlihat aspal sudah terkelupas dan menyisakan lapisan batu serta kerikil. Sejumlah lubang dengan ukuran cukup besar juga tampak di tengah badan jalan, sehingga pengendara yang melintas harus memperlambat laju kendaraan.
Beberapa pengendara sepeda motor bahkan terlihat harus menghindari lubang-lubang tersebut dengan berpindah jalur secara perlahan agar tidak terperosok. Jika tidak berhati-hati, kondisi ini berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari atau saat hujan turun.
Jalan tersebut merupakan salah satu jalur penghubung penting bagi masyarakat di wilayah Dusun Datar, Desa Bengkel, menuju Desa Bagik Polak dan Desa Labuapi. Selain digunakan oleh warga setempat, jalur ini juga menjadi akses alternatif bagi pengendara yang hendak menuju arah Kota Mataram maupun Pelabuhan Lembar.
Kerusakan jalan ini juga dikeluhkan oleh warga sekitar. Anto (39), warga yang ditemui di wilayah Bagik Polak mengatakan kondisi paling parah berada di sekitar kawasan Datar.
“Iya di deket datar paling parah, apalagi kalau hujan air menggenang di lubang2 jalan, jadinya kita tidak tau mana lubang dan tidak,” ujarnya.
Menurutnya, saat musim hujan kondisi jalan menjadi semakin berbahaya karena lubang-lubang yang ada tertutup genangan air. Hal ini membuat pengendara kesulitan membedakan mana bagian jalan yang masih rata dan mana yang berlubang.
Anto juga menduga kerusakan jalan semakin parah setelah banyak kendaraan besar yang melintas saat proses pembangunan perumahan di wilayah tersebut.
“Pas pembangunan banyak truk lewat angkut material, mungkin itu juga yang membuat jalan rusak. Dan semoga cepat di perbaiki,” tambahnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah Desa Bagik Polak memang mengalami perkembangan cukup pesat. Sejumlah kawasan perumahan telah dibangun di sekitar lokasi tersebut. Sebagian perumahan sudah lama ditempati oleh warga, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Aktivitas pembangunan itu membuat kendaraan pengangkut material seperti truk sering melintasi jalur tersebut. Beban kendaraan berat yang terus melintas diduga turut mempercepat kerusakan jalan.
Selain itu, bertambahnya jumlah penduduk akibat pembangunan perumahan juga membuat lalu lintas di jalur tersebut semakin ramai setiap harinya. Jalan yang sebelumnya relatif sepi kini menjadi salah satu jalur yang cukup padat dilalui kendaraan warga.
“Jalur ini sekarang ramai setelah banyak perumahan, jadinya setiap hari dilewati,” katanya lagi.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera melakukan perbaikan terhadap ruas jalan tersebut. Perbaikan dinilai penting agar kondisi jalan kembali layak digunakan serta mengurangi risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Selain itu, jalan yang baik juga diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut, baik untuk bekerja, mengantar anak sekolah, maupun keperluan lainnya menuju wilayah Kota Mataram dan sekitarnya.