LOMBOK BARAT - Seorang pelajar sekolah menengah atas (SMA) berinisial ADS (18) ditemukan meninggal dunia di kamar rumahnya di kawasan Perumahan Pemda, Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu dini hari (15 Maret 2026).
Peristiwa tersebut mengejutkan pihak keluarga dan warga sekitar karena korban sebelumnya diketahui masih berada di rumah bersama keluarganya. Kejadian ini terungkap ketika keluarga berusaha membangunkan korban untuk makan sahur. Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, keluarga korban awalnya memanggil dan mengetuk pintu kamar korban untuk membangunkannya.
Namun setelah beberapa kali dipanggil, tidak ada respons dari dalam kamar. Salah seorang warga di sekitar lokasi mengatakan bahwa keluarga korban sempat merasa khawatir karena korban tidak kunjung menjawab panggilan tersebut. “Memang benar keluarga sempat membangunkan korban untuk sahur.
"Pintu kamar sudah diketuk beberapa kali, tapi tidak ada jawaban dari dalam,” ujar seorang warga yang tinggal tidak jauh dari rumah korban.
Karena tidak mendapatkan respons, keluarga korban akhirnya memutuskan membuka pintu kamar untuk memastikan kondisi korban. Saat pintu kamar dibuka, keluarga mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Korban ditemukan dalam posisi tergantung di teralis jendela kamar. Penemuan tersebut sontak membuat keluarga panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian segera melaporkan peristiwa itu kepada pihak berwenang. Tidak lama setelah laporan diterima, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban bersama tim medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik lain pada tubuh korban. Tim medis hanya menemukan luka pada bagian leher yang diduga akibat jeratan, serta terdapat bekas gigitan pada lidah korban. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap dari peristiwa tersebut.
Aparat juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk anggota keluarga korban dan warga sekitar. Peristiwa ini juga sempat mengundang perhatian warga di sekitar Perumahan Pemda Dasan Geres. Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar lokasi saat aparat melakukan pemeriksaan di rumah korban. Seorang warga lainnya mengaku cukup terkejut dengan kejadian tersebut karena korban dikenal sebagai remaja yang tinggal bersama keluarganya di lingkungan tersebut.
“Kami juga kaget mendengar kabar ini. Tadi pagi banyak warga yang datang setelah tahu ada kejadian di rumah itu,” ujar warga tersebut.
Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti meninggalnya korban. Sementara itu, keluarga korban masih dalam suasana duka atas peristiwa yang terjadi secara tiba-tiba tersebut.