17 May 2026 | Suara Dalam Berita

DWP Kemenag Diminta Berani Berubah: Teladani Kartini, Wujudkan Program Berdampak

DWP Kemenag Diminta Berani Berubah: Teladani Kartini, Wujudkan Program Berdampak
Foto : Peserta menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Rapat Koordinasi Nasional Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI dalam rangka menyambut Hari Kartini, yang digelar secara meriah dengan penampilan seragam khas di atas.

CIPUTAT - Rakornas Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama 2026 berlangsung dengan semangat pembaruan. Penasihat DWP Kemenag RI, Hj. Helmi Halimatul Udhmah Nasaruddin Umar, secara tegas mendorong seluruh pengurus untuk tidak hanya hadir, tapi menjadi motor perubahan di tengah keluarga dan masyarakat.

Pesan tajam itu disampaikan di hadapan 250 pimpinan dan pengurus DWP Kanwil Kemenag serta Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (15/4/2026). Turut hadir Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, Ketua DWP Kemenag RI Sinarliati Kamaruddin Amin, para pejabat eselon I, dan tokoh senior DWP.

Salah satu peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan adalah Ketua DWP Kanwil Kemenag Provinsi NTB, DR. Hj. Megawati Lestari Zamroni Aziz, S.H., M.H. Menurutnya, arahan Penasihat DWP menjadi pengingat penting akan peran strategis perempuan Kemenag.

“Kami di DWP NTB berkomitmen penuh. Perempuan DWP harus ikut serta berkontribusi pada pembangunan karakter dan kesejahteraan keluarga. Itu fondasi bangsa,” tegas Hj. Megawati Lestari.

Tiga Tuntutan untuk DWP Masa Kini

Dalam arahannya, Hj. Helmi Halimatul Udhmah memaparkan tiga tuntutan utama agar DWP Kemenag tetap relevan:

  1. Budaya Organisasi Terbuka: Perkuat komunikasi dan kebersamaan. Bangun budaya organisasi yang terbuka, saling menghargai, dan saling menguatkan.
  2. Program Inovatif Sesuai Zaman: “Kembangkan program yang relevan dan inovatif. Sesuaikan kegiatan dengan kebutuhan zaman, seperti pemberdayaan ekonomi, penguatan keluarga, literasi digital, dan kepedulian sosial,” papar Hj. Helmi.
  3. Tingkatkan Kapasitas & Kolaborasi: Dorong setiap pengurus dan anggota untuk belajar dan berkembang. Perkuat kolaborasi lintas sektor dengan unit kerja, lembaga lain, dan masyarakat untuk memperluas dampak program.

“Meneladani semangat RA Kartini, tentu harus berani berpikir maju, berani berkontribusi dan berani membawa perubahan yang positif. Jadilah perempuan yang tidak hanya hadir, namun berarti. Tidak hanya mengikuti, tetapi menjadi inspirasi,” pungkas Hj. Helmi.

Bukti Nyata: Gebyar Ramadan 1447 H Sentuh 40 Ribu Keluarga

Ketua DWP Kemenag RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, melaporkan capaian konkret DWP lewat program “Gebyar Ramadan 1447 H”. Aksi sosial ini menyasar langsung masyarakat yang membutuhkan:

  1. 40.000 paket sembako untuk lingkungan Kementerian Agama RI
  2. Santunan 700 anak yatim dan duafa
  3. Donasi sosial untuk masyarakat tidak mampu dan komunitas pemulung, hasil kolaborasi dengan BSI, Lazisnu, dan Baznas
  4. 4.200 paket takjil dan kunjungan sosial kepada purna bakti Kemenag

Target Rakornas: Program Implementatif dan Berkelanjutan

Hj. Helmi berharap Rakornas 2026 tidak berhenti di tataran seremonial. “Saya berharap, Rakornas ini dapat menghasilkan program kerja yang implementatif, berkelanjutan dan berdampak luas bagi keluarga dan bangsa,” harapnya.

Rakornas DWP Kemenag 2026 mengusung tema "Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Mewujudkan DWP Kemenag yang Berdampak dan Berdaya." Kehadiran para ketua DWP provinsi, termasuk DR. Hj. Megawati Lestari Zamroni Aziz dari NTB, menjadi penanda komitmen daerah untuk menerjemahkan agenda pusat menjadi aksi nyata di wilayah masing-masing.

Link berhasil disalin!