LOMBOK TIMUR – Kondisi jalan penghubung antara Penendem dan Sepit di Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan di sejumlah titik. Jalan pedesaan tersebut terlihat berlubang, bergelombang, dan dipenuhi kerikil lepas yang berpotensi mengganggu kenyamanan pengendara.
Pantauan di lokasi pada Sabtu (29/3/2026) menunjukkan kondisi jalan sepanjang jalur Penendem menuju Sepit mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Permukaan jalan tampak tidak rata dengan lubang di beberapa bagian, sehingga pengendara harus memperlambat laju kendaraan saat melintas.
Jalan ini merupakan jalur pedesaan yang menghubungkan wilayah Penendem dengan Sepit. Meski bukan jalur provinsi, jalan tersebut cukup sering dilalui masyarakat karena menjadi akses alternatif yang dinilai lebih dekat dibandingkan melalui jalur utama.
Salah seorang pengendara yang melintas, Imran (35), mengatakan dirinya cukup sering menggunakan jalan tersebut ketika pulang dari luar daerah menuju kampung halamannya.
“Iya saya sering lewat disini kalau mau mudik dari mataram ke kampung saya. Saya selalu lewat disini karna jaraknya lebih dekat, daripada lewat jalur biasa,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurut Imran, kondisi jalan yang rusak membuat pengendara harus lebih berhati-hati, terutama saat melewati bagian jalan yang berlubang dan bergelombang.
Ia juga menyebutkan bahwa jalan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki, namun kerusakan kembali muncul dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“Setau saya, jalan ini beberapa kali di perbaiki, tapi selalu rusak. Mungkin tanahnya bergeser atau bagaimana, sy juga kurang paham,” tambahnya.
Jalur tersebut berada di kawasan persawahan yang cukup luas. Kondisi itu membuat jalan ini sering dilalui para petani yang membawa hasil panen dari sawah menuju desa atau pasar.
“Semoga segera di perbaiki lah, soalnya lokasinya kiri kanan sawah, kasian petani yang bawa hasil panen padi atau tembakau. Biar lancar semua,” tambahnya.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut agar tidak terus mengalami kerusakan.
“Mungkin jadi pr kontraktor dan pemerintah untuk mengatasi ini, kenapa cepat sekali rusak,” ungkapnya.
Warga berharap perbaikan jalan dapat segera dilakukan agar aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan sektor pertanian, dapat berjalan lebih lancar. Selain menjadi jalur penghubung antar desa, jalan tersebut juga menjadi akses penting bagi warga yang setiap hari beraktivitas di kawasan persawahan sekitar.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, masyarakat berharap mobilitas warga dan distribusi hasil panen dapat berlangsung lebih aman dan efisien.