LOMBOK BARAT – Jalur Senggigi mengalami kemacetan total, Sabtu (28/3/2026) malam. Ratusan kendaraan roda dua dan empat terjebak kemacetan panjang di kawasan Batu Layar, Lombok Barat. Kemacetan ini terjadi akibat membludaknya arus kendaraan warga yang baru pulang dari objek wisata Pantai Batu Duduk, Senggigi, dan sekitarnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean kendaraan terlihat mengular panjang sejak persimpangan menuju Senggigi hingga area Batu Layar. Sebagian besar pengendara adalah keluarga yang membawa anak-anak mereka. Lampu kendaraan menerangi kegelapan malam, bercampur dengan cahaya lampu penerangan jalan yang remang-remang.
Kemacetan ini dipicu oleh tingginya animo masyarakat Lombok Barat dan sekitarnya yang memanfaatkan momen Lebaran Topat untuk berlibur ke kawasan wisata Senggigi. Tradisi Lebaran Topat yang dirayakan hari ini membuat banyak keluarga memilih mengisi waktu dengan rekreasi ke pantai selepas menunaikan ibadah di masjid.
Salah satu warga yang baru pulang dari Pantai Batu Duduk, Zum (26), mengaku terjebak kemacetan selama berjam-jam. Pria asal Lombok Barat ini mengungkapkan, dirinya bersama istri dan anak baru bisa meninggalkan lokasi wisata sekitar pukul 18.00 WITA.
"Macet parah jalur Senggigi. Banyak warga yang baru pulang liburan Lebaran Topat," ungkapnya saat ditemui di tengah kemacetan.
Ia menambahkan, sesampainya di Batu Layar, kondisi semakin parah. Kendaraan hampir tidak bisa bergerak. "Iya saya sendiri baru pulang dari Pantai Batu Duduk bersama anak dan istri. Sesampainya di Batu Layar, macet parah lama," tambahnya.
Kemacetan serupa juga terjadi di sepanjang jalur pantai. Ratusan sepeda motor dan mobil terlihat memenuhi badan jalan. Beberapa pengendara terlihat mulai kehilangan kesabaran, namun tetap harus antre karena tidak ada jalur alternatif yang bisa dilalui.
Hingga berita ini diturunkan, kemacetan di jalur Senggigi masih terjadi. Fenomena kemacetan di jalur wisata Senggigi saat hari raya atau libur panjang memang sudah menjadi pemandangan tahunan. Petugas kepolisian yang berjaga di lokasi berupaya mengatur arus lalu lintas, namun volume kendaraan yang terlalu padat membuat upaya penguraian kemacetan berjalan lambat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kemacetan di jalur Senggigi didominasi oleh kendaraan roda dua. Ratusan sepeda motor terlihat memadati badan jalan sejak kawasan Batu Layar hingga arah Senggigi. Sebagian besar pengendara merupakan warga yang baru pulang dari kawasan wisata pantai usai merayakan Lebaran Topat, sehingga arus kendaraan menumpuk dan menyebabkan antrean panjang.