16 May 2026 | Suara Dalam Berita

Akhir Pekan dan Libur Lebaran Topat, Wisata Sesaot Lombok Barat Alami Kemacetan Panjang

Akhir Pekan dan Libur Lebaran Topat, Wisata Sesaot Lombok Barat Alami Kemacetan Panjang
Foto : kemacetan panjang di wisata sesaot lombok barat

LOMBOK BARAT – Objek Wisata Sesaot mengalami kemacetan panjang pada Minggu (29/3/2026). Antusiasme warga yang memadati lokasi wisata menyebabkan kepadatan lalu lintas mencapai kurang lebih satu kilometer. Kondisi ini dialami baik oleh wisatawan yang baru tiba maupun yang hendak pulang dari area wisata.

Berdasarkan informasi di lapangan, kemacetan terjadi sepanjang akses menuju dan dari lokasi Wisata Sesaot pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 12.09 WITA. Suasana semakin ramai seiring berjalannya waktu pada hari libur akhir pekan ini. Banyak warga memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata bersama keluarga.

Diduga, kepadatan ini terjadi karena kemarin merupakan hari raya Lebaran Topat. Sehingga, warga memanfaatkan waktu terakhir libur ini untuk berkunjung ke objek wisata sebelum kembali beraktivitas. Besok, Senin, aktivitas bekerja dan sekolah kembali dimulai.

Salah satu tukang parkir di lokasi mengungkapkan bahwa Wisata Sesaot ramai kunjungan semenjak libur Lebaran Idul Fitri. "Wisata sesaot ramai kunjungan semenjak libur lebaran idul fitri," ujarnya.

Atika (30), warga Labuapi, mengungkapkan pengalamannya menghadapi kemacetan di lokasi wisata tersebut pada pukul 12.09 WITA. "Kemacetan sekitar sekilo, kita datang dari pagi dan sekarang sudah balik. Macetnya luar biasa," ungkapnya.

Ia menceritakan bahwa kondisi kunjungan berubah drastis seiring berjalannya waktu. "Kalau tadi pagi sekitar jam 9 tidak terlalu ramai. Ternyata semakin siang semakin ramai," tambahnya.

Di sela-sela kegiatannya, Atika juga menikmati kuliner khas yang tersedia di sekitar lokasi wisata. "Tadi kita beli sate bulayak mak aton, satenya enak dan khas," katanya Ika.

Keputusan untuk pulang lebih awal terpaksa diambil Atika dan keluarga karena ketiadaan fasilitas tempat istirahat yang tersedia. "Ternyata semakin siang semakin ramai, tadi selesai kita bermain air di sungai, pas naik istirahat, berugak sudah full. Tidak ada tempat kita duduk, dan akhirnya kita putuskan untuk pulang. Sebenarnya kita belum mau pulang, tapi kasian anak-anak tidak ada tempat kita," ujarnya.

Kondisi serupa dialami pengunjung lainnya yang memadati Wisata Sesaot pada Minggu (29/3/2026) ini. Area istirahat berupa berugak yang penuh terisi menjadi salah satu alasan pengunjung memilih untuk meninggalkan lokasi lebih awal.

Hingga berita ini diturunkan, Atika masih berada di tengah kemacetan bersama rombongan menggunakan mobil. Antrean kendaraan masih terlihat mengular di sekitar akses wisata pada pukul 12.09 WITA, dan pengunjung yang berencana berkunjung disarankan untuk memperhatikan waktu kedatangan guna menghindari kepadatan lalu lintas.

Bagi wisatawan yang berencana mengunjungi Objek Wisata Sesaot, disarankan untuk datang lebih pagi sekitar pukul 08.00-09.00 WITA untuk menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya memuncak pada siang hari. Pastikan untuk mempersiapkan kendaraan dalam kondisi prima, membawa bekal makanan dan minuman secukupnya, serta menjaga kebersihan area wisata dengan membuang sampah pada tempatnya.

Selain itu, periksa informasi terkini mengenai kondisi jalur dan ketersediaan fasilitas sebelum berangkat, agar pengalaman berwisata bersama keluarga tetap nyaman dan menyenangkan.

Link berhasil disalin!