24 April 2026 | Suara Dalam Berita

Ujian Praktik SBDP di MIN 4 Loteng: Fokus pada Seni Penyajian Kuliner dan Adab Menyambut Tamu

Ujian Praktik SBDP di MIN 4 Loteng: Fokus pada Seni Penyajian Kuliner dan Adab Menyambut Tamu
Foto : Terlihat kebersamaan dan dukungan penuh dari dewan guru dalam mendampingi siswa kelas VI selama proses ujian praktik berlangsung.

LOMBOK TENGAH – Mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBDP) di MIN 4 Lombok Tengah tidak hanya berhenti pada teori di dalam kelas. Sebagai bentuk penuntasan kurikulum, sekolah yang berlokasi di Dusun Burika, Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah ini menggelar ujian praktik langsung pada hari Sabtu, 18 April.

Dalam ujian kali ini, siswa kelas VI fokus pada simulasi tata cara menyajikan makanan hingga etika mempersilakan tamu. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan lancar, berkat kerja sama yang solid antara panitia, dewan guru, serta antusiasme tinggi dari para siswa.

Kepala MIN 4 Loteng, Rohatul Aini, menyampaikan bahwa ujian ini mengusung tema khusus, yakni “Keterampilan Menyajikan Makanan serta menerapkan adab menyilakan Tamu yang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal". Melalui tema ini, siswa tidak hanya dinilai dari kecakapan teknis menyajikan kuliner khas Sasak, tetapi juga diuji sejauh mana mereka memahami tata krama menerima tamu yang akan menikmati hidangan tersebut.

Siswa dengan cekatan memeragakan proses penyajian makanan khas Sasak agar terlihat rapi dan menggugah selera. Lebih dari itu, mereka juga mempraktikkan tata krama menerima tamu secara mendalam, mulai dari pengaturan posisi tubuh, penggunaan bahasa yang santun, hingga menjaga ekspresi wajah yang ramah.
Rohatul Aini menekankan pentingnya penguasaan hal-hal detail ini bagi masa depan siswa:

"Kami menginginkan selepas anak-anak kita tamat, hal-hal terkecil harus dipahami. Apalagi Sasak ini sangat kental dengan sopan santun, sehingga ilmu terkecil pun harus dikuasai, makanya kita praktikkan secara langsung," tegasnya.

Hal yang menambah keistimewaan ujian ini adalah penampilan seluruh dewan guru dan siswa yang mengenakan pakaian adat khas daerah. Siswa perempuan tampil anggun dengan balutan busana lambung, ciri khas perempuan Sasak. Hal ini bertujuan agar siswa semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan warisan budaya sebagai identitas bangsa.

Ujian praktik SBDP ini menjadi momentum belajar yang bermakna karena mengintegrasikan aspek pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan sikap (karakter) dalam satu kegiatan utuh. Dengan terlaksananya ujian ini, diharapkan lulusan kelas VI MIN 4 Loteng tumbuh menjadi pribadi yang memiliki keterampilan mumpuni, karakter yang santun, serta rasa cinta yang mendalam terhadap kearifan lokal. (NU-01).

Link berhasil disalin!