24 April 2026 | Suara Dalam Berita

Langkah Khidmat Menuju Tanah Suci: Sinergi Sekda Loteng dan Kemenhaj Kota Mataram Kawal Langsung Jemaah Haji

Langkah Khidmat Menuju Tanah Suci: Sinergi Sekda Loteng dan Kemenhaj Kota Mataram Kawal Langsung Jemaah Haji
Foto : Plt. Kepala Kemenhaj bersama Sekda Lombok Tengah saat memberikan penghormatan dan memantau langsung keberangkatan jemaah calon haji lansia di Bandara Internasional Lombok, Kamis (23/4/2026).

LOMBOK TENGAH – Suasana haru bercampur syukur menyelimuti terminal keberangkatan Bandara Internasional Lombok (BIL) pada Kamis (23/4/2026) sore. Di bawah semburat langit senja yang mulai meredup, sebuah pemandangan penuh dedikasi tersaji saat otoritas daerah terjun langsung memastikan keberangkatan para tamu Allah berjalan tanpa celah.
Kehadiran yang Menenangkan

Dalam momen tersebut, terlihat Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah bersama PLT Kepala Kemenhaj Kota Mataram, berdiri di baris terdepan. Bukan sekadar memantau dari jauh, para petinggi ini turun langsung mengawal setiap langkah jemaah yang akan memulai perjalanan spiritual panjang mereka.

Mengenakan rompi petugas berwarna coklat terang yang mencolok, PLT Kepala Kemenhaj Kota Mataram berdiri dengan sigap di pintu keberangkatan. Tangannya melambai kecil, sebuah gestur sederhana namun sarat makna, memberikan penghormatan sekaligus suntikan semangat kepada seorang jemaah lansia yang sedang menarik koper oranyenya dengan langkah mantap. 

Lambaian tangan tersebut seolah menjadi pesan bahwa negara hadir menjaga mereka hingga ke pintu pesawat.
Di sisi lain, Sekda Lombok Tengah beserta jajaran ajudan dan staf protokol berdiri mendampingi dengan penuh kesiagaan. Kehadiran mereka memastikan setiap alur birokrasi, pemeriksaan dokumen, hingga mobilitas jemaah di area bandara berjalan tanpa hambatan. 

Sinergi lintas sektoral ini menjadi bukti nyata bahwa koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Kemenhaj Kota Mataram telah berjalan harmonis.

"Kehadiran ini bukan sekadar seremonial di depan kamera, melainkan bentuk nyata dari komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin memastikan jemaah, terutama yang lansia, merasa tenang dan terlayani dengan maksimal," ujar salah satu staf di lapangan, Kamis (23/04).

Narasi yang tercipta di terminal bandara sore itu melampaui tugas administratif belaka. Ini adalah tentang dedikasi dan penghormatan terhadap masyarakat yang telah menanti puluhan tahun untuk beribadah ke Baitullah. Dengan pengawalan yang humanis, para pejabat daerah ini seolah ingin menjamin bahwa perjalanan suci ini dimulai dengan senyuman dan kenyamanan.

Hingga keberangkatan selesai, situasi terpantau kondusif. Langkah-langkah khidmat para jemaah yang membawa koper-koper oranye khas mereka menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat. Dukungan moral dari para pimpinan daerah dan pihak Kemenhaj Kota Mataram ini diharapkan menjadi bekal ketenangan bagi jemaah selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Link berhasil disalin!