17 April 2026 | Suara Dalam Berita

209 Mahasiswa KKN Turun ke Desa, Bupati Lombok Timur Dorong Percepatan Program Kesehatan

209 Mahasiswa KKN Turun ke Desa, Bupati Lombok Timur Dorong Percepatan Program Kesehatan
Foto: H. Hairul Warisin Saat Menerima Mahasiswa Poltekes Mataram

Portalntb.com-Kehadiran ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Poltekkes Kemenkes Mataram disambut langsung oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, pada Senin (13/4). Sebanyak 209 mahasiswa tersebut akan diterjunkan ke berbagai desa guna mendukung penguatan layanan kesehatan masyarakat.

Program KKN tahun ini difokuskan pada sejumlah isu krusial, seperti percepatan penanganan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta penguatan upaya promotif dan skrining penyakit berbasis masyarakat. Para mahasiswa nantinya akan melakukan pendekatan langsung ke rumah-rumah warga untuk memberikan edukasi sekaligus melakukan pendataan kesehatan.

Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada Lombok Timur sebagai lokasi pengabdian. Ia menilai, kehadiran mahasiswa menjadi peluang strategis dalam membantu pemerintah menjangkau masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.

“Kehadiran adik-adik mahasiswa ini sangat membantu, terutama dalam memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa KKN menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu di lapangan. Menurutnya, tantangan nyata di tengah masyarakat menuntut kemampuan komunikasi dan adaptasi yang baik.

“Mahasiswa akan berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat. Kemampuan beradaptasi dan menyampaikan pesan kesehatan dengan baik menjadi kunci,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, termasuk menekan angka stunting serta kematian ibu dan bayi. Meski demikian, ia mengakui bahwa keterbatasan sumber daya manusia (SDM) kesehatan masih menjadi pekerjaan rumah yang terus diupayakan solusinya.

Sementara itu, Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Mataram, Ni Putu Karunia Ekayani, menjelaskan bahwa KKN merupakan bagian dari program wajib mahasiswa dalam membangun kemampuan pengabdian kepada masyarakat.

Ia menyebut Lombok Timur sebagai mitra strategis yang konsisten menjadi lokasi pelaksanaan KKN. Tahun ini, kegiatan mengusung pendekatan Interprofessional Collaboration (IPC), yang melibatkan berbagai disiplin ilmu kesehatan dalam satu tim.

“Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami kondisi sosial masyarakat serta bekerja lintas profesi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan,” jelasnya.

Sebanyak 209 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di sekitar 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Mereka diharapkan mampu berbaur dengan masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan di daerah.

Ekayani juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga etika, menjunjung sopan santun, serta menghormati budaya lokal selama menjalankan tugas pengabdian di tengah masyarakat.

Link berhasil disalin!