29 September 2026 | Suara Dalam Berita

KEMENHAJ NTB PERKUAT SINERGI ANTAR WILAYAH, MATANGKAN KEIKUTSERTAAN DALAM EXPO UMKM DAN EKOSISTEM HAJI UMRAH 2026 DI MADIUN

KEMENHAJ NTB PERKUAT SINERGI ANTAR WILAYAH, MATANGKAN KEIKUTSERTAAN DALAM EXPO UMKM DAN EKOSISTEM HAJI UMRAH 2026 DI MADIUN
Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat

Mataram, 25 September 2026 – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Tenggara Barat (NTB), H.Lalu Muhamad Amin,SH, bersama jajaran melakukan kunjungan kerja strategis ke Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperkuat koordinasi kelembagaan sekaligus mematangkan persiapan menghadapi Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 yang akan digelar di Kota Madiun.

Rangkaian kunjungan kerja tersebut diawali dengan agenda silaturahmi dan koordinasi bersama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur pada Kamis (24/9/2026). Selanjutnya, rombongan Kemenhaj NTB melanjutkan kunjungan ke Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun pada Jumat (25/9/2026) untuk bertemu langsung dengan Kepala Kantor, Hj. Datik Ardiyah, beserta jajaran.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola organisasi, menyelaraskan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, serta mempercepat persiapan keikutsertaan NTB dalam ajang yang menjadi wadah pengembangan ekonomi umat melalui ekosistem haji dan umrah.

Pertemuan bersama Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur menjadi langkah awal penguatan kerja sama antarwilayah. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan jemaah, penguatan koordinasi operasional, hingga pengembangan ekosistem haji yang lebih terintegrasi.

H. Lalu Muhamad Amin, SH menyampaikan bahwa sinergi antarwilayah memiliki peran penting dalam menghadirkan pelayanan haji dan umrah yang semakin optimal.
“Kolaborasi antarwilayah menjadi kunci dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik. Dengan berbagi pengalaman dan menyelaraskan program kerja, kita dapat menghadirkan layanan yang lebih efektif, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Jawa Timur dan NTB merupakan daerah dengan jumlah jemaah haji dan umrah yang besar. Oleh karena itu, penguatan koordinasi kedua wilayah diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan sekaligus pengembangan potensi ekonomi yang berkaitan dengan kebutuhan jemaah.

Pada hari kedua kunjungan, rombongan Kemenhaj NTB bertolak menuju Kota Madiun. Kedatangan tersebut disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Madiun, Hj. Datik Ardiyah, bersama jajaran pejabat struktural.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada kesiapan teknis pelaksanaan Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026. Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi kesiapan stan pameran, pengaturan logistik, hingga proses kurasi produk-produk UMKM unggulan NTB yang akan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Keikutsertaan NTB dalam expo tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan potensi produk lokal sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM daerah agar dapat terlibat lebih luas dalam rantai pasok kebutuhan jemaah haji dan umrah.

Melalui kolaborasi ini, Kementerian Haji dan Umrah NTB berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi umat dengan membangun ekosistem haji yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan ibadah, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Haji dan umrah bukan hanya tentang perjalanan spiritual, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui penguatan UMKM, kita ingin menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat,” tambah H. Lalu Muhamad Amin,SH.

Dengan terjalinnya sinergi antara NTB, Jawa Timur, dan Kota Madiun, persiapan menuju Expo UMKM dan Ekosistem Haji dan Umrah 2026 diharapkan semakin matang serta menjadi ruang kolaborasi bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam membangun ekosistem haji yang kuat dan berkelanjutan.

Link berhasil disalin!