MATARAM — Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara resmi menggelar proses sterilisasi dan penyegelan ruangan tes Computer Assisted Test (CAT) bagi calon Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan Arab Saudi pada Jumat, 4 September 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan dengan transparan, akuntabel, objektif, serta bebas dari segala bentuk kecurangan.
Tahapan Sterilisasi dan Penyegelan Ruangan
Proses sterilisasi dilakukan secara menyeluruh pada fasilitas laboratorium komputer yang akan digunakan para peserta tes CAT. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh jajaran pejabat Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB.
Beberapa poin penting dalam pelaksanaan sterilisasi dan penyegelan ini meliputi:
- Pemeriksaan Perangkat dan Jaringan: Seluruh unit komputer, server, serta infrastruktur jaringan dipastikan steril dan terkunci dari akses luar sebelum pelaksanaan tes.
- Penyegelan Resmi Pintuk Masuk: Pintu ruangan tes CAT ditutup dan disegel menggunakan segel resmi yang ditandatangani oleh pejabat berwenang. Ruangan ini tidak boleh dibuka hingga jadwal ujian dimulai.
- Rapat Koordinasi Akhir: Sebelum penyegelan, jajaran pimpinan dan panitia penyelenggara menggelar koordinasi terbatas guna memantapkan kesiapan teknis dan pengawasan di lapangan.
Menjaga Integritas Seleksi Petugas Haji
Melalui proses penyegelan ini, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah NTB menegaskan komitmennya untuk menjaring calon petugas haji yang benar-benar kompeten, berintegritas, dan memiliki dedikasi tinggi dalam melayani para duyufurrahman (tamu Allah).
Dengan sistem CAT yang transparan dan pengamanan ruang ujian yang ketat, seluruh peserta dipastikan memiliki kesempatan yang sama secara adil berdasarkan kemampuan dan kesiapan masing-masing.
Informasi resmi dan pembaruan kegiatan dapat diakses melalui portal ntb.haji.go.id atau akun media sosial resmi Kementerian Haji & Umrah NTB.